Drama Pertama Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina Berakhir Tanpa Gol, Ketegangan Meningkat!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Babak pertama antara Inggris dan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 yang digelar di Atlanta berakhir dengan skor 0-0. Kedua tim tampak menahan serangan, namun intensitas taktik dan fisik tetap memuncak sejak peluit pertama.
Sejak menit pertama, tempo permainan sudah terasa panas. Inggris menekan Argentina untuk bermain terbuka, sementara La Albiceleste menyiapkan serangan balik cepat. Ketegangan memuncak pada menit ke‑3 ketika Enzo Fernández melakukan tekel keras terhadap Elliot Anderson, memicu perdebatan sengit di tengah lapangan.
Setelah 15 menit berlalu, kedua tim belum menciptakan peluang berbahaya. Tekanan tinggi membuat pemain harus berjuang keras untuk membuka ruang, sehingga serangan sering terhenti di zona pertahanan masing‑masing.
Pada menit ke‑19, Reece James berhasil menembus sisi kiri pertahanan Inggris, namun umpan silang yang ia kirimkan berhasil dipotong oleh Emiliano Martínez. Upaya serangan Argentina pun belum menghasilkan tembakan tepat sasaran.
Menjelang hydration break, statistik tembakan masih minim, menandakan kedua belah pihak masih mencari celah untuk menembus pertahanan lawan yang sangat disiplin.
Setelah jeda, peluang pertama muncul pada menit ke‑33. Declan Rice mengeksekusi tendangan bebas, dan John Stones menkyundul bola ke arah tiang jauh, namun sundulan tersebut masih meleset.
Kartu kuning pertama keluar pada menit ke‑37 untuk Elliot Anderson setelah berhasil menghentikan serangan balik Lionel Messi. Lima menit kemudian, Lisandro Martínez menerima kartu kuning serupa setelah menarik kaus Morgan Rogers yang sedang melancarkan serangan cepat.
Menit-menit akhir babak pertama tetap tanpa peluang berarti, sehingga skor 0-0 tetap menjadi hasil akhir sementara.
Susunan Pemain:
- Inggris: Jordan Pickford; John Stones, Marc Guehi, Reece James, Djed Spence; Declan Rice, Elliot Anderson, Anthony Gordon, Morgan Rogers; Harry Kane, Jude Bellingham
- Argentina: Emiliano Martínez; Nicolas Tagliafico, Lisandro Martínez, Cristian Romero, Nahuel Molina; Leandro Paredes, Alexis Mac Allister, Enzo Fernández; Julian Álvarez, Lionel Messi, Giuliano Simeone
Analisis Pakar
Melihat performa kedua tim di babak pertama, jelas bahwa kedisiplinan taktis menjadi kunci utama. Inggris tampak mengandalkan pressing tinggi, namun kurangnya kreativitas di lini tengah membuat bola sering terhenti di zona pertahanan. Sementara Argentina, meski memiliki talenta individu seperti Messi dan Álvarez, tampak menahan diri untuk tidak membuka ruang terlalu lebar, sehingga serangan mereka masih terkesan terkontrol.
Dari sudut pandang strategi, Reece James dan John Stones menjadi titik fokus serangan Inggris. Jika James dapat meningkatkan akurasi umpan silang, dan Stones mampu menyesuaikan posisi tubuh untuk sundulan yang lebih tepat, peluang mencetak gol akan meningkat secara signifikan. Di sisi lain, Argentina membutuhkan peran lebih aktif dari Enzo Fernández sebagai pengatur serangan, serta pemanfaatan kecepatan Julian Álvarez untuk memecah pertahanan lawan.
Prediksi saya untuk babak kedua: jika Inggris dapat memanfaatkan kecepatan sayap mereka dan mengirim bola lebih dalam, mereka berpotensi membuka celah di pertahanan Argentina yang masih rapuh pada sisi kanan. Sebaliknya, Argentina harus menunggu momen transisi cepat, memanfaatkan ruang yang tercipta ketika Inggris menekan tinggi. Jika Messi kembali menemukan ruang di tengah, serangan balik yang mematikan dapat terjadi dalam hitungan menit.
Secara keseluruhan, pertandingan ini masih sangat terbuka. Kedua tim memiliki kualitas untuk mengubah hasil dalam sekejap, namun mereka harus menyeimbangkan antara defensive solidity dan attacking flair. Saya menantikan babak kedua dengan antisipasi tinggi, karena satu gol saja dapat mengubah seluruh dinamika semifinal ini.
BERITA TERKAIT

Argentina's Miracle Comeback: Messi's Magic Seals 2-1 Victory Over England in World Cup Semifinal Thriller!

Argentina Membalikkan Keadaan di Injury Time, Inggris Tumbang 2-1 dalam Semifinal Piala Dunia 2026 yang Menantang!
