Ian Wright Tak Gentar! Three Lions Siap Guncang Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Olahraga
Eka SaputraEka Saputra
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Ian Wright Tak Gentar! Three Lions Siap Guncang Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
BAGIKAN:

Legenda Inggris, Ian Wright, menegaskan dengan penuh semangat bahwa Three Lions tidak gentar menghadapi Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Meski lawan kali ini adalah juara bertahan, Wright menilai laga ini tidak seberat melawan Prancis atau Spanyol yang menurutnya akan menjadi partai final yang menegangkan.

"Jika kami bertemu Prancis atau Spanyol, level permainan akan melonjak drastis. Itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, karena itu akan menjadi final," ujar Wright. "Namun saya tidak merasakan ketakutan pada Argentina seperti yang saya rasakan bila bertemu Prancis atau Spanyol, karena saya melihat banyak kelemahan dalam tim mereka."

Catatan perjalanan Argentina di fase knockout memang tidak selalu mulus. Albiceleste harus berjuang keras melawan Cape Verde, Mesir, dan Swiss. Mereka menahan diri hingga extra time melawan Cape Verde dan Swiss, serta hampir terpuruk dua gol melawan Mesir sebelum Enzo FernƔndez mencetak gol penentu di menit akhir.

Di sisi lain, Inggris tampil impresif. Tim Asing Merah berhasil menaklukkan Meksiko di Estadio Azteca dan mengatasi Norwegia yang dipimpin oleh Erling Haaland, menunjukkan performa yang semakin menguat menjelang babak penting ini.

Analisis Pakar

Menurut saya, kunci kemenangan Three Lions melawan Argentina terletak pada strategi taktis yang fleksibel. Wright menyoroti kelemahan Argentina, namun tak boleh melupakan keunggulan Lionel Messi yang masih menjadi ancaman utama. Inggris harus menyiapkan lini tengah yang mampu menahan tekanan Messi, sekaligus memanfaatkan kecepatan dan kreativitas pemain sayap seperti Bukayo Saka dan Jude Bellingham untuk membuka ruang.

Selain itu, pertahanan Inggris harus disiplin dalam mengantisipasi serangan balik cepat yang menjadi ciri khas Argentina. Formasi 4-3-3 dengan dua gelandang bertahan yang kuat dapat menahan serangan Lionel Scaloni, sementara bek tengah harus siap melakukan tekel keras dan duel udara melawan penyerang fisik Argentina.

Jika Inggris berhasil mengeksekusi pressing tinggi dan transisi cepat, mereka dapat memaksa Argentina bermain di zona yang tidak nyaman. Ini akan membuka peluang bagi penyerang Inggris untuk mencetak gol penting sebelum Messi menemukan ritme permainan. Namun, jika Argentina berhasil menahan tekanan dan mengendalikan tempo, mereka akan kembali ke taktik bertahan dan menyerang lewat bola mati, yang menjadi tantangan tambahan bagi tim Inggris.

Prediksi saya, pertandingan ini akan menjadi duel taktik yang menegangkan, dengan kemungkinan hasil tipis. Jika Three Lions dapat mengeksekusi rencana Wright dengan disiplin, mereka berpeluang melaju ke final dan menantang Argentina kembali. Namun, segala sesuatunya masih terbuka, dan satu kesalahan kecil saja dapat mengubah nasib kedua tim. Siapkan diri, para penggemar, karena semifinal ini akan menjadi pertarungan epik yang tidak akan terlupakan!