Tatar Sunda: Antara Aspirasi Masyarakat dan Tantangan Perubahan Nama Provinsi
Siti Rahmawati
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Komisi 1 DPRD Jawa Barat telah memberikan beberapa rekomendasi terkait usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Menurut Ketua Komisi 1 DPRD Jabar, Rahmat Hidayat, rekomendasi pertama adalah untuk mengapresiasi dan mengkaji usulan tersebut lebih lanjut.
Rekomendasi kedua adalah agar Pemprov Jawa Barat melakukan kajian dan tindak lanjut atas usulan perubahan nama tersebut, sesuai dengan mekanisme tata tertib DPRD. Sementara itu, rekomendasi ketiga adalah untuk memperkuat nilai budaya Sunda melalui kurikulum pendidikan sebagai muatan lokal di setiap jenjang pendidikan di Jawa Barat.
Usulan perubahan nama ini digagas oleh sejumlah tokoh Sunda, budayawan, dan akademisi, dan telah mendapat perhatian dari DPRD Jawa Barat. Menurut saya, sebagai seorang jurnalis senior investigasi, perubahan nama ini bukan hanya sekedar perubahan nama, tetapi juga merupakan kesempatan untuk memperkuat identitas dan budaya Sunda, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan sejarah dan nilai-nilai yang ada di provinsi ini.
BERITA TERKAIT

APBN Semester I-2026: Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Dinamika Global
Siti Amalia
Bekas Brankas Raksasa di Kafe Cipete: Polisi Selidiki Dugaan Korupsi dan Pencucian Uang
Siti Rahmawati
Baku Hantam di Teluk: Saat Rudal AS dan Iran Saling Berbalas, Selat Hormuz Menjelma Kubangan Api Geopolitik
Budi Santoso