Pemkot Jaktim Tuntas Bersihkan 45 Ton Sampah di Cakung Barat, Tapi Apakah Ini Solusi Jangka Panjang?

Berita Daerah
Budi SantosoBudi Santoso
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Pemkot Jaktim Tuntas Bersihkan 45 Ton Sampah di Cakung Barat, Tapi Apakah Ini Solusi Jangka Panjang?
BAGIKAN:

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) telah menyelesaikan pembersihan tumpukan 45 ton sampah di area Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) RW 01, Cakung Barat, Cakung. Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Cakung, Encep Suryana, mengatakan bahwa pembersihan ini telah selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Sebanyak 45 ton sampah tersebut telah dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Pembersihan ini dilakukan setelah terjadi penumpukan sampah di TPS tersebut karena armada pengangkutan yang terbatas.

Menurut Encep, pihaknya telah mengerahkan lima truktyperkecil berkapasitas lima ton dan satu unit truktyperbesar berkapasitas 10 ton untuk mengangkut tumpukan sampah setinggi sekitar dua meter itu.

Lurah Cakung Barat, Yasir Habib Putra, mengatakan bahwa lokasi tersebut tetap menjadi TPS resmi yang berukuran 10x15 meter persegi meskipun tumpukan sampahnya sudah bersih. Yasir juga berharap pasar Cakung dapat mengelola sampah secara mandiri atau bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengurangi volume sampah yang ada.

Ke depan, Kelurahan Cakung Barat berencana memisahkan TPS warga RW 01 dengan TPS pasar. Jajaran kelurahan dan warga setempat berharap TPS pasar dikelola secara business-to-business (B to B), sedangkan TPS warga dibuka dengan sistem pool gerobak.

Sebagai seorang jurnalis investigasi, saya memiliki pertanyaan tentang apakah pembersihan ini merupakan solusi jangka panjang untuk masalah sampah di Jakarta Timur. Apakah Pemkot Jaktim memiliki rencana untuk meningkatkan kapasitas armada pengangkutan sampah dan mengurangi penumpukan sampah di TPS? Apakah ada rencana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik?