Marine Le Pen Pimpin Survei Pilpres Prancis 2027, Apa yang Membuatnya Unggul?
Siti Rahmawati
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Marine Le Pen, ketua partai politik sayap kanan Prancis, Reli Nasional, memimpin survei Toluna Harris Interactive menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2027. Dalam survei tersebut, Le Pen meraih hingga 36 persen suara responden pada putaran pertama dan dapat mempertahankan posisinya itu di atas para pesaingnya di putaran kedua.
Survei yang dirilis pada Rabu (8/7) itu juga menunjukkan bahwa Le Pen diprediksi meraih sekitar 34 hingga 36 persen suara pemilih pada putaran pertama Pilpres Prancis 2027. Sementara itu, pemimpin partai politik beraliran sayap kiri La France insoumise (LFI), Jean-Luc Melenchon, diprediksi memperoleh 16 persen suara pada Pilpres 2027.
Le Pen juga baru saja mengalami penurunan hukuman dalam kasus penggelapan dana Parlemen Eropa. Pengadilan Banding Paris mengurangi hukuman Le Pen menjadi 45 bulan, dengan 30 di antaranya ditangguhkan, sehingga ia tetap dapat mencalonkan diri sebagai presiden Prancis pada Pilpres 2027.
Sebagai seorang jurnalis investigasi, saya melihat bahwa survei ini menunjukkan bahwa Marine Le Pen masih memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilpres 2027, meskipun ia baru saja mengalami kasus hukum. Namun, perlu diingat bahwa survei ini hanya merupakan prediksi dan hasil akhir Pilpres 2027 masih belum dapat dipastikan.
BERITA TERKAIT

WNA Rusia Disekap 30 Jam di Bali, Pelaku Tuntut Password KriptoāPolisi Gegar Kasus Kriminalitas Turis
Siti Rahmawati
Trump Klaim Amerika āSudah Menangā dalam Ketegangan IranāAS: Fakta atau Panggung Politik?
Ahmad Hidayat
FFI Menanti Kepastian FIFA: Apakah Indonesia Benar-Benar Calon Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028?
Dimas Pratama