Korban Petir di Kamboja Turun Drastis: Apa yang Membuat Perbedaan?
Budi Santoso
Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Di Kamboja, angka kematian akibat sambaran petir menurun drastis pada paruh pertama tahun 2026, dengan penurunan Korban jiwa sebesar 48 persen.
Menurut Soth Kim Kolmony, Juru Bicara Komite Nasional untuk Penanggulangan Bencana (NCDM) Kamboja, selain Korban jiwa, sambaran petir juga menyebabkan 18 orang lainnya terluka dan menewaskan sembilan ekor sapi antara Januari dan Juni tahun ini.
Kolmony mengaitkan penurunan angka kematian ini dengan kesadaran masyarakat yang meningkat terkait keselamatan dari petir selama hujan lebat. Ia menekankan pentingnya bagi warga, terutama di daerah pedesaan, untuk tetap berada di dalam rumah atau tempat berlindung selama badai atau hujan.
Menariknya, penurunan Korban jiwa akibat sambaran petir ini juga diiringi dengan dampak badai yang merenggut nyawa tiga orang dan melukai sembilan orang lainnya pada paruh pertama tahun ini. Sebagai seorang jurnalis senior, saya melihat bahwa peningkatan kesadaran masyarakat dan upaya pencegahan yang lebih efektif dapat menjadi kunci dalam mengurangi Korban bencana alam.
BERITA TERKAIT

Rampchek di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Upaya Serius Tekan Kecelakaan Lalu Lintas
Siti Rahmawati
AHY: Demokrat Fokus pada Tiga Agenda Utama pada HUT Ke-25
Budi Santoso
Bongkar Kasus Korupsi dan Pencucian Uang, Polri Sita Uang Rp67,2 Miliar di Jakarta Selatan
Budi Santoso