Revolusi Data: BPS Andalkan Teknologi AI untuk Sensus Ekonomi 2026
Hendra Gunawan
Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) telah memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mempercepat proses pengolahan data dalam Sensus Ekonomi 2026. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala BPS, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, di Manado, Selasa (30/6).
Melalui penggunaan AI, BPS tidak hanya mempercepat proses data tetapi juga meningkatkan akurasi dan efisiensi. Teknologi ini membantu mendeteksi anomali, duplikasi, dan kesalahan input data, sehingga kualitas data yang dihasilkan lebih baik.
Sebagai pimpinan redaksi dan jurnalis senior investigasi, saya melihat ini sebagai langkah maju yang signifikan dalam penggunaan teknologi untuk mendukung kegiatan statistik. Penggunaan AI dalam Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mempercepat proses tetapi juga membuka peluang untuk analisis data yang lebih mendalam dan akurat, yang pada akhirnya akan membantu dalam pengambilan keputusan ekonomi yang lebih tepat.
BERITA TERKAIT

KPK Gali Keterangan Dito Ariotedjo untuk Kuatkan Bukti Kasus Korupsi Kuota Haji
Tim Redaksi
Hamas Bertemu di Kairo: Mencari Solusi Damai untuk Jalur Gaza
Tim RedaksiGempa Venezuela: Curah Hujan Tinggi Persulit Upaya Penyelamatan, Ratusan Nyawa Melayang
Berita Hari Ini Desk