Kasus Mahasiswa Unisa Yogya Pakai Busana Wanita: antara Penegakan Aturan dan Penghormatan Martabat
Siti Aisyah
Fokus pada panduan keluarga islami, doa sehari-hari, dan nilai-nilai keagamaan.

Sebuah kasus yang cukup mengejutkan terjadi di Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, di mana seorang mahasiswa dari Program Studi Sarjana Psikologi terlibat dalam kasus pelanggaran tata tertib dan norma. Mahasiswa tersebut viral setelah mengenakan busana perempuan di lingkungan kampus, menyusup ke kamar mandi mahasiswi, hingga menginap di kost lawan jenis.
Unggahan yang beredar di media sosial menyoroti sikap kampus yang dianggap kecolongan dan menutup mata terhadap perilaku mahasiswa tersebut. Kasus ini juga menimbulkan kekecewaan karena salah seorang dosen terlibat membuat konten bersama mahasiswa yang bersangkutan.
Wakil Rektor III Unisa, Mufdlilah, menyatakan bahwa kasus ini telah diketahui dan ditangani oleh pihak kampus. Mahasiswa yang bersangkutan kini tengah mendapat pembinaan sesuai mekanisme berlaku. Selain itu, Unisa juga akan melakukan penguatan sistem pembinaan kemahasiswaan dan evaluasi kebijakan untuk memastikan terciptanya lingkungan akademik yang aman dan kondusif.
Sebagai seorang jurnalis investigasi, saya melihat bahwa kasus ini bukan hanya tentang penegakan aturan, tetapi juga tentang penghormatan terhadap martabat manusia dan prinsip pendidikan yang berkeadaban. Kasus ini menjadi peringatan bagi lembaga pendidikan untuk selalu mempertegas nilai-nilai dan norma yang harus dijunjung tinggi, namun juga dengan tetap menghormati hak asasi manusia dan memastikan bahwa proses pembinaan dan penegakan aturan dilakukan dengan adil dan bijaksana.
BERITA TERKAIT

Vonis 10 Tahun untuk Nadiem Makarim, Tanda Kehadiran Hukum yang Semakin Tegas?
Tim Redaksi
Hoaks Berbahaya: Indonesia Tidak Ambil Alih Sabah dan Sarawak, Tapi Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Tim Redaksi
Prabowo Subianto Pimpin Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara: Menguatkan Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Tim Redaksi