Iran Belum Bisa Menjual Minyak ke Negara Lain Selain China, Ini Alasannya
Rina Wijaya
Fokus pada liputan mendalam dan isu-isu sosial yang berdampak pada masyarakat luas.
Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa Iran masih belum dapat menjual minyaknya kepada negara-negara lain selain China setelah pengecualian sanksi dikeluarkan.
Khawatir Dampak Negatif, Menurut Bessent, banyak calon pembeli yang masih ragu untuk membeli minyak dari Iran karena takut akan kemungkinan dampak negatif dari pembelian tersebut.
Sebelumnya, Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan bahwa Iran sekarang dapat menjual minyaknya kepada negara-negara lain dan menerima pembayaran dalam dolar AS setelah Amerika Serikat mengeluarkan pengecualian sanksi.
Iran Masih Menghadapi Tantangan, Namun, Bessent menyatakan bahwa tidak ada negara lain selain China yang membeli minyak dari Iran, sehingga minyak tersebut masih dijual dengan harga diskon ke China.
Situasi ini dipandang sebagai insentif bagi Iran untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat, ungkap Bessent.
Departemen Keuangan AS sebelumnya telah mengeluarkan izin umum untuk penjualan minyak mentah dan produk petrokimia Iran hingga 21 Agustus 2026, dengan syarat kemajuan dalam negosiasi dengan Iran di Swiss.
BERITA TERKAIT

NATO Perkuat Pertahanan: Konferensi Tingkat Tinggi Parlemen Dimulai di Istanbul
Berita Hari Ini Desk
Pantai Gading Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Amad Diallo Nilai Pengalaman Berharga
Dimas Pratama
Pantai Gading Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Analisis Kekalahan dan Pelajaran Berharga
Eka Saputra