Indonesia Fashion Week 2026: Menghidupkan Kembali Warisan Budaya Melalui Ulos Simetria

Berita Nasional
Budi SantosoBudi Santoso
Budi Santoso
Budi Santoso
Pimpinan Redaksi

Jurnalis senior dengan pengalaman 15 tahun meliput isu politik dan berita nasional di Indonesia.

Indonesia Fashion Week 2026: Menghidupkan Kembali Warisan Budaya Melalui Ulos Simetria
BAGIKAN:

Perhelatan akbar dunia fashion, Indonesia Fashion Week 2026, telah resmi meluncurkan tema terbarunya, yaitu 'Ulos Simetria'. Tema ini dipilih untuk menggambarkan kekayaan wastra dan budaya Nusantara, sekaligus menonjolkan kreativitas dan inovasi yang ada di Indonesia.

Poppy Dharsono, Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Presiden Indonesia Fashion Week, menyatakan bahwa melalui tema Ulos Simetria, mereka ingin menunjukkan bahwa warisan budaya Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui inovasi dan menjadi bagian dari percakapan fashion dunia.

Salah satu sorotan utama dari gelaran pekan mode terbesar di Indonesia ini adalah kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kolaborasi ini memperkenalkan kekayaan wastra, budaya, pariwisata, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta potensi ekonomi kreatif daerah kepada audiens nasional maupun internasional.

Menurut Dedi Arian Rizki Siregar, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, partisipasi Sumatera Utara sebagai tema utama pagelaran fesyen tersebut merupakan momentum untuk memperkenalkan identitas budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

BTN Indonesia Fashion Week 2026 akan menghadirkan ratusan desainer, ekshibitor, pelaku UMKM, serta berbagai program pagelaran fesyen, pameran, forum bisnis, gelar wicara, dan aktivitas kolaboratif yang mempertemukan industri, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan mitra internasional dalam satu ekosistem.