Pemerintah AS Izinkan Akses Model AI Canggih Claude Mythos 5, Simak Detailnya!

Teknologi
Fitriani NingsihFitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

Pemerintah AS Izinkan Akses Model AI Canggih Claude Mythos 5, Simak Detailnya!
BAGIKAN:

Setelah sempat diblokir, pemerintah Amerika Serikat akhirnya memberikan lampu hijau kepada Anthropic untuk mengaktifkan kembali akses ke model kecerdasan buatan (AI) canggih mereka, Claude Mythos 5. Model ini akan diakses oleh sejumlah organisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan perlindungan infrastruktur penting di AS.

Perusahaan Anthropic menyatakan bahwa pemerintah AS telah memberitahu mereka tentang kemungkinan pengaktifan kembali model Mythos 5. Dalam sebuah cuitan di X, Anthropic mengungkapkan bahwa mereka akan segera memulihkan akses model tersebut untuk sejumlah organisasi di AS yang mengelola infrastruktur kritis.

Menurut laporan dari Semafor, Anthropic telah diizinkan untuk mengaktifkan kembali model keamanan siber terkuatnya ini ke lebih dari 100 institusi di AS, termasuk korporasi besar dan lembaga pemerintah. Namun, Anthropic belum merinci berapa banyak lembaga yang kembali mendapat akses.

Anthropic juga sedang bernegosiasi untuk mengaktifkan kembali model Fable 5, yang juga diblokir bersamaan dengan Mythos 5. Meskipun belum ada penjelasan resmi tentang kapan model Fable 5 bisa diakses kembali, perusahaan tetap berupaya untuk memulihkan akses model tersebut.

Sebelumnya, pemerintah AS memerintahkan Anthropic untuk menangguhkan akses ke dua model AI tercanggih mereka, Claude Fable 5 dan Claude Mythos 5, untuk semua pengguna di seluruh dunia. Pemerintah AS khawatir bahwa model-model ini bisa membahayakan keamanan nasional.

Anthropic menolak klaim tersebut dan menyatakan bahwa kemampuan jailbreak yang diklaim oleh pemerintah AS juga tersedia dari model AI lain yang sudah beredar di publik. Perusahaan berharap bahwa pengaktifan kembali model Mythos 5 ini akan membantu meningkatkan keamanan dan perlindungan infrastruktur kritis di AS.