Gelombang Panas Membawa Bencana: Kamar Mayat di Prancis Kelebihan Muatan
Berita Hari Ini Desk
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Prancis sedang menghadapi cuaca panas ekstrem yang tidak biasa, dan ini membawa dampak yang sangat serius. Gelombang panas ini telah menyebabkan lonjakan kematian yang luar biasa, sehingga kamar mayat di Paris kewalahan menampung semua jenazah.
Dirjen layanan pemakaman Family Obseques, Fabien Hugues, mengonfirmasi situasi darurat ini. Menurutnya, ruang penyimpanan jenazah di rumah duka sudah penuh karena banyaknya kematian yang terjadi dalam waktu singkat. Hugues mengatakan bahwa mereka harus mencari tempat penyimpanan di luar kota, seperti di Eure-et-Loir atau Normandia, untuk menampung semua jenazah.
Situasi ini sangat sulit, dan pihak rumah duka harus menolak banyak permintaan karena tidak memiliki ruang yang cukup. Pengurus rumah duka lain, Zouhaeir Hertelli, juga mengalami kesulitan yang sama. Ia menerima banyak panggilan telepon dari orang-orang yang membutuhkan tempat penyimpanan jenazah, tetapi ia harus menjawab "tidak" karena sudah tidak memiliki ruang lagi.
Pemerintah Kota Paris telah mengambil tindakan dengan memasang dua unit penyimpanan sementara, masing-masing dengan 20 tempat, dan menyediakan 50 tempat tambahan di rumah sakit kota. Namun, ini masih tidak cukup untuk menampung semua jenazah, dan pihak rumah duka harus menyimpan jenazah di lokasi yang sangat jauh dari Paris, seperti Chartres, yang berjarak 80 km dari ibu kota.
Gelombang panas ini telah menyebabkan sekitar 1.000 kematian di Prancis, menurut Badan Kesehatan Masyarakat Prancis. Cuaca panas ekstrem ini tidak hanya terjadi di Prancis, tetapi juga di beberapa negara Eropa lainnya, seperti Jerman dan Polandia.
BERITA TERKAIT

KPK Gali Keterangan Dito Ariotedjo untuk Kuatkan Bukti Kasus Korupsi Kuota Haji
Tim Redaksi
Hamas Bertemu di Kairo: Mencari Solusi Damai untuk Jalur Gaza
Tim RedaksiGempa Venezuela: Curah Hujan Tinggi Persulit Upaya Penyelamatan, Ratusan Nyawa Melayang
Berita Hari Ini Desk