Ferrari Ludes di China: Apakah Ini Strategi Baru Merek Italia?

Otomotif
Doni SuryaDoni Surya
Doni Surya
Doni Surya
Reviewer Mobil

Mengupas tuntas performa mobil terbaru dan memberikan tips otomotif terpercaya.

Ferrari Ludes di China: Apakah Ini Strategi Baru Merek Italia?
BAGIKAN:

Ferrari, pabrikan mobil mewah asal Italia, baru-baru ini meluncurkan sedan listrik Lucedi di pasar China dengan harga yang cukup kompetitif, yaitu 3,988 juta yuan atau sekitar Rp9,5 miliar. Menariknya, hanya 88 unit yang tersedia untuk pasar China, dan semua unit tersebut langsung terjual habis.

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Ferrari mungkin sedang melakukan strategi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Namun, Chief Marketing Officer Ferrari telah membantah rumor tersebut dalam wawancara dengan The Drive.

Perbandingan Spesifikasi

Sedan listrik Lucedi dapat dibandingkan dengan beberapa mobil listrik China lainnya, seperti BYD Yangwang U9 dan GAC Hyptec SSR. U9 menawarkan kemampuan pengisian daya lebih cepat, akselerasi 0-100 km per jam lebih singkat, serta tenaga lebih besar dengan keunggulan lebih dari 200 hp yang disalurkan ke keempat roda.

Sementara itu, GAC Hyptec SSR dibanderol dengan harga yang jauh lebih murah, yaitu sekitar US$189.200. Artinya, dengan harga satu Ferrari Lucedi, konsumen bisa membeli hampir tiga unit Hyptec SSR.

Meskipun demikian, Ferrari menegaskan bahwa Lucedi bukanlah sebuah supercar, melainkan grand tourer lima penumpang yang dirancang untuk kenyamanan dan kemewahan.

Debut Global dan Respons Negatif

Ferrari Lucedi EV resmi menjalani debut global pada Mei 2026, namun peluncuran tersebut mendapat banyak kritikan seputar pendapat bahwa mobil ini terlalu biasa dan terlalu mobil listrik. Respons negatif ini mampu membuat saham Ferrari anjlok 6 persen, dan Ferrari akhirnya memecat pejabat kepala pemasaran dan komersial Enrico Galliera.