Protes Nelayan Terhadap Mentri Susi Pudjiastuti Larangan Penggunaan Cantrang

by

BERITA HARI INI – Sekitar 3.000 nelayan yang mengatasnamakan Aliansi Nelayan Indonesia Lamongan (ANIL), turun ke jalan menolak peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP), mengenai penggunaan cantrang atau payang yang berlaku 1 Januari 2018. Aksi tersebut digelar ANIL di depan pintu masuk Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, yang berada di Kecamatan Brondong, Lamongan, Jawa Timur.

Massa turun ke jalan menuntut Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti membatalkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik. “Ini sebuah pembodohan kepada masyarakat dan nelayan khususnya. Karena sesuai penelitian, tidak ada yang menyebut dengan jelas penggunaan cantrang menyebabkan kerusakan pada terumbu karang,” ucap koordinasi aksi Agus Mulyono, Senin (8/1/2018).

Terlebih, sambung Agus, penggunaan cantrang atau payang di kalangan nelayan Lamongan sudah dilakukan berpuluh tahun lamanya. Hasil melaut yang diperoleh para nelayan cukup terbantu dengan menggunakan alat tersebut. “Kalau sudah dilarang seperti sekarang, omzet yang didapatkan nelayan juga pasti menurun drastis. Apalagi sejak peraturan itu aktif diberlakukan per 1 Januari kemarin, banyak nelayan di sini yang takut melaut, karena takut ditangkap jika masih menggunakan cantrang,” jelasnya.

Tidak hanya nelayan yang mayoritas merupakan kaum adam, aksi tersebut juga diikuti para perempuan baik tua maupun muda. Profesi mereka berhubungan dengan tangkapan ikan dari para nelayan maupun keluarga nelayan itu sendiri. “Terus kalau sudah begini, bagaimana kami bayar sekolah anak-anak? Bagaimana mencukupi kebutuhan keluarga? Presiden Jokowi (Joko Widodo) harus paham akan hal ini. Makanya aksi ini murni berdasar suara hati para nelayan dan keluarga nelayan,” kata Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *